Wuland Nika
CERDAS BERSAMA GADGET
Diposting pada tanggal: 18-10-2020


106 Likes
Hai moms,

Di zaman pandemi seperti ini secara tidak langsung kita di haruskan melakukan remote working semua bekerja melalui gadget (walaupun tidak sepenuhnya), mulai dari anak sekolah hingga pekerjaan kitapun harus menggunakan gadget, karena yang boleh pergi bekerja hanya beberapa persen dari perusahaan ataupun institusi. Jika sebelumnya membawa handphone ke sekolah saja tidak boleh, sekarang sekolah dengan sistem daring PJJ (pembelajaran jarak jauh) membuat anak-anak sekolah harus mengggunakan handphone setiap hari.

Jika kita memiliki anak balita dengan kondisi lingkungan rumah yang semuanya menggunakan handphone pastilah sikecil penasaran dan ingin ikut menggunakannya juga. Apalagi setelah kita kenalkan sikecil dengan video chanel anak-anak yang menarik. Bisa jadi sikecil kecanduan gadget dan selalu ingin menggunakannya. Batasi waktunya, waktunya tidur ya harus tidur, waktunya makan ya harus makan, waktunya belajar ya harus belajar dan lain sebagainya. Gadget juga bisa diberikan kepada sikecil atas sebuah rewards dari apa yang telah dilakukannya.
Namun tidak semuanya berdampak negatif. Kita juga dapat mengambil sisi positif dari perkembangan teknologi seperti membantu anak balita dalam hal belajar bahasa asing, pengenalan warna, pengenalan binatang, pengenalan kepada kitab suci dan pengenalan bentuk atau benda-benda lainnya. Pilih video yang mengedukasi, selalu dampingi sikecil (bukan hanya ditemani untuk menyaksikan video namun kita juga dapat ikut masuk kedalam dunianya dengan ikut bercerita atau antusias sekaligus turut menjelaskan seiring menyaksikan video di gadget). Jangan lupa untuk mengaktifkan fitur perawatan mata sehingga layar handphone agak teduh dimata.


Apa yang harus kita lakukan jika anak terlanjur kecanduan gadget?

BERI CONTOH
Sikecil dapat meniru segala aktifitas yang dilakukan oleh orang tua ataupun orang sekitarnya, jika kita tidak dapat membatasi penggunaan gadget di depan anak, tentunya pasti akan sulit untuk mencegah sikecil kecanduan hal serupa.

BERI PENDAMPINGAN
Usahakan untuk selalu mendampingi sikecil dalam mengeksplore gadgetnya

BEKALI INFORMASI MENGENAI RISIKO dan BAHAYA INTERNET
Pentingnya memberikan bekal informasi mengenai risiko, bahaya keberadaan jejak digital, sehingga kita tidak dapat sembarangan beraktivitas di dunia maya. Seperti bahayanya membuka akses ke informasi personal, konten-konten negatif dan hal-hal yang diunduh. Ajarkan pada sikecil untuk selalu bisa curhat dalam hal apapun kepada kita sebagai orang tua, terkait hal-hal di internet dan dunia digital.

TENTUKAN LOKASI atau WAKTU BEBAS INTERNET dan GADGET
Misalkan melarang sikecil untuk menggunakan gadget di ruang makan, di kamar mandi ataupun di atas kasur sebelum tidur. Dengan membuat batasan terkait penggunaan gadget pada anak.

Menurut Novita Tandry
Anak bisa mendapatkan apapun dari teknologi sehingga sangat penting kita sebagai orang tua agar tetap bisa berkomunikasi dengan anak melalui sentuhan, eye to eye contact sehingga anak akan timbul rasa percaya kepada orang tua.
Menjaga kualitas komunikasi dan interaksi dengan anak bisa dilakukan dalam 2 momen penting setiap harinya: Pada saat makan dan literasi pada saat sebelum tidur (misalnya baca buku bersama
One size fits one! Selalu punya waktu berkualitas hanya berdua dengan anak. Pastikan orang tua selalu “Hadir” jiwa raganya di dekat anak.
Berikan anak-anak sesuatu yang tidak bisa diberikan oleh teknologi, yaitu daya juang, integritas, dan etika.

Moment sikecil memang moment yang tidak bisa di ulang kembali, pasti banyak moment-moment indah sejalan dengan tumbuh kembang sikecil sehingga kita ingin mengabadikannya. Sebagai orang tua Kita harus bijak dalam mempublikasikan sikecil ke sosial media, guna menghindari orang orang yang tidak bertanggung jawab atau mungkin “sakit” mentalnya dan menyalahgunakan foto-foto yang kita upload. Jika kita mungkin ingin mengabadikan moment sikecil kita bisa membuat semisal akun private yang agak sulit khalayak ramai untuk mengaksesnya. Di dalam foto tersebut bisa juga menuliskan sebuah nama pemilik foto. Jika kita hendak memfoto sikecil, bisa menerapkan metode samping (foto sikecil dari samping, agar tersamarkan) atau menutup wajahnya dengan emoticon atau sticker.

Bijaklah dalam bersocial media, semoga kita semua selalu diberikan kesehatan dan dijauhi dari COVID-19.

Digital Parenting