Neneng Solihah
Minimalkan Gadget ajak Anak ke Dunia Nyata Yuks
Diposting pada tanggal: 31-10-2020


29 Likes
Minimalkan Gadget, ajak Anak ke dunia Nyata

Selamat sore , walaupun hari ini hari terakhir untuk menulis Tips Ibu Cerdas My Baby, tapi saya masih semangatt untuk berbagi cerita, pengalaman dan alhamdulillah kalau bisa juga dijadikan Tips Cerdas untuk para Ibu lainnya.
Saya memiliki dua anak laki-laki yaitu Karim (4,5 Tahun) dan Malik (2,5 Tahun). Dari mereka lahir hingga sekarang, alhamdulillah saya sudah konsisten mengenalkan mereka Buku. Tidak bosan dan lelah sebelum tidur saya bacakan buku untuk mereka.
Untuk Handphone, saya tidak memberikan mereka youtube sama sekali, tapi untuk televisi, saya memberikan mereka reward berupa menonton televisi ketika sabtu dan minggu saja.
Dan ketika saya menyimak penjelasan dari Ibu Novita, bahwasannya ada 2 hal yang bisa dilakukan dalam menjaga kualitas komunikasi dan interaksi dengan anak dan salah satu nya adalah dengan Membacakan Buku , maka saya sangat setuju sekali.
Dan bagi saya ini sangat berdampak sekali, fakta yang saya rasakan adalah Karim dan Malik sekarang “Ketagihan Buku” sampai terkadang saya sendiri kewalahan ketika harus membacakan 20 buku sekaligus pada malam hari sebelum kami tidur malam.

Tapi itu adalah prestasi bagi saya, saya senang ketika mereka mencintai buku mereka, semoga kelak mereke pun mencintai Literasi.

Lalu dari buku itulah mereka banyak berkomunikasi dengan saya, sebagai contohnya ada salah satu judul bukunya adalah Aku Senang Keliling Kota. Di buku itu diceritakan bagaimana Saliha dan Ibu sangat senang ketika berjalan-jalan keliling Kota Naik Bus.
Yang dimana pada suatu hari, Karim dan Malik pun mengajak saya untuk berkeliling kota. Namun karena saat ini kita dihadapkan dengan Masa Pandemik seperti ini maka saya pun hanya bisa mengajak mereka untuk pergi berjalan-jalan ke depan komplek, lalu kami membeli es krim dan sebagai reward karena mereka berjalan dari rumah hingga ke tempat warung berjualan es krim (yang dimana lokasi nya cukup jauh) maka saya pun berinisiatif mengajak mereka naik Becak..

Iya ini dunia nyata mu Nak, ketika saya kenalkan kalian dengan alat transportasi yang sudah mulai langka ini, ada banyak hikmah yang kalian dapat, dan yang tidak akan pernah kalian dapat dari Gadget yaitu nilai sosial nya. Ketika kita naik becak lalu di akhiri dengan memberikan ongkos kepada Bapak Penarik Becak disitu saya kenalkan juga kalian apa itu daya juang.

Kelak ketika kalian mampu dan masih kuat tenaganya maka, manfaatkan lah waktu kalian dengan sebaik mungkin, karena ayah dan bunda tidak akan meninggalkan kalian dengan harta warisan saja tapi hanya dengan ilmu maka kemandirian pun harus kalian mulai sedari kecil.
Jika melalui handphone semuanya serba instan dan mudah maka di dunia nyata, integritas dan etika itu pun hal yang utama. Tidak jarang orang-orang diluar sana memanfaatkan masa pandemik ini dengan nafsu dan emosi sesaat tanpa mendasarkan etika pada tingkah laku mereka. Contohnya, sebagian orang menyimpan alat-alat kesehatan itu yang kemudian akan mereka jual ketika alat kesehatan itu mulai langka. Mereka jual dengan harga yang melambung tinggi tentu nya.
Semoga anak-anak kita tidak mendapatkan pengasuhan ala gadget yaa Moms, jadikan digital itu sebagai pendamping bukan sebagai alat utama dalam mendidik mereka. Semangat selalu yaa Moms.

Terimakasih

Digital Parenting