Contact Us

X
:
:
:
:
:
ARTICLE > CATEGORY > PERAWATAN BAYI
Siapkan Menu Puasa untuk Anak
Siapkan Menu Puasa untuk Anak

Si kecil yang tengah belajar berpuasa, membutuhkan menu sahur dan buka puasa yang tepat dan bergizi. Seperti apa itu?

SAAT SAHUR

• Nasi merah

Ibu pasti sudah mendengar kalau nasi merah lebih sehat dibandingkan dengan nasi putih. Ini benar, Bu. Karena itulah saat sahur, menyajikan nasi merah lebih disarankan daripada nasi putih. Mengapa? Karena nasi merah tinggi karbohidrat juga tinggi serat sehingga butuh waktu lebih lama untuk dicerna dalam tubuh dan bisa membantu mempertahankan tingkat energi lebih lama. Alternatif lain yang disarankan adalah roti gandum dengan alasan yang sama.

• Buah dan sayur

Buah dan sayur sangat penting selama berpuasa karena membantu meningkatkan rasa kenyang dan mencegah sembelit. Buah dan sayur juga mengandung vitamin dan mineral  yang penting untuk kesehatan. Contoh buah yang bisa dinikmati saat sahur adalah buah yang dapat menyumbang energi, seperti pisang atau pepaya.

• Ikan

Ikan adalah sumber protein yang baik sekaligus rendah lemak.  Protein akan membantu memperbaiki dan membangun jaringan tubuh serta memperkuat sistem kekebalan tubuh.

Bila bosan dengan ikan, bisa diganti dengan ayam tanpa kulit.

 

 Hindari:

  • Makanan berminyak dan manis. Makanan-makanan ini menyebabkan kelesuan dan kelelahan.
  • Makanan dengan asupan garam tinggi karena meningkatkan rasa haus.
  • Ketiduran saat sahur. Melewatkan sahur akan memperpanjang periode puasa dan membuat tubuh cenderung mengalami dehidrasi dan lelah di siang hari. Melewatkan sahur juga mendorong makan berlebihan saat buka puasa, yang dapat menyebabkan kenaikan berat badan yang tidak sehat.  

 

SAAT BERBUKA

• Bukalah dengan yang manis

Kurma, misalnya. Selain merupakan sumber energi yang sangat baik, kurma juga kaya potasium –yang membantu otot dan saraf berfungsi dengan baik. Tetapi jangan terlalu banyak mengonsumsi karena kurma tinggi gula.

  • Nasi merah

Untuk berbuka, nasi merah juga lebih disarankan daripada nasi putih karena nasi merah merupakan  karbohidrat kompleks yang menyediakan tubuh energi, serat, dan mineral. Dibandingkan dengan makanan manis, seperti kolak,  nasi merah menyediakan tingkat energi yang lebih stabil dan berkelanjutan

  • Daging tanpa lemak

Menu berbuka juga perlu dilengkapi dengan sumber protein, seperti daging tanpa lemak, ayam tanpa kulit, ikan, telur.

  • Buah dan sayur

Kedua sumber vitamin dan mineral ini juga tak boleh dilupakan. Hindari buah-buahan asam, seperti jeruk atau nanas. Buah manis, seperti semangka dan apel lebih disarankan. Segala jenis sayur juga boleh disajikan, bila si kecil senang jus sayuran, jus wortel, misalnya, bisa ditawarkan.

  • Olahan yang lebih sehat

Batasi penggunaan minyak dan pilihlah minyak yang mengandung lemak tak jenuh, seperti minyak canola dan minyak kedelai. Untuk olahan, disarankan mengukus, memanggang, atau menggoreng dangkal.

Hindari:

  •  Makan berlebihan saat buka puasa

Ingatkan si kecil agar tidak makan berlebihan ketika tiba saatnya untuk berbuka puasa karena dapat membahayakan tubuh. Buka puasa harus menjadi santapan yang seimbang dan bergizi, bukan menikmati langsung semua yang ada di meja makan. Ajari ia untuk membatalkan puasa dengan kurma, misalnya, lalu dilanjutkan dengan makan hidangan utama setelah salat Magrib sehingga perut tidak “kaget”.

  •  Konsumsi makanan berlemak tinggi

Bukannya tak boleh sama sekali, namun tidak perlu berlebihan, karena dapat menyebabkan gangguan pencernaan dan penambahan berat badan.

 

Nah, siap menyajikan menu sehat saat sahur dan berbuka? Manfaatkan momen Ramadhan ini untuk menumbuhkan kebiasaan pola makan yang baik pada si kecil sehingga pada saat bulan puasa berakhir, anak akan merasa lebih sehat.

Tags : anak puasa, siapkan anak puasa