Bahaya Mommyrexia : Tren untuk Tetap Langsing Saat Hamil

Penurunan berat badan  setelah kehamilan adalah keinginan yang umum untuk ibu yang baru melahirkan. Tetapi beberapa ibu memilih cara ekstrem dengan mencoba tetap kurus selama kehamilan dan berusaha kehilangan berat badan sebanyak mungkin setelahnya. Fenomena ini disebut "mommyrexia". Risiko kesehatan dari mommyrexia salah satunya adalah kelahiran bayi yang prematur.

Tren ini sebagian besar didorong oleh keinginan untuk meniru selebriti, seperti Victoria Beckham dan Bethenny Frankel, yang tetap langsing saat mereka berbadan dua.

Mommyrexia dapat dicegah dengan mengubah paradigma tentang kehamilan. Penambahan berat badan  saat hamil adalah suatu yang normal dan tidak seharusnya membuat ibu menjadi rendah diri. Percayalah bahwa kecantikan akan tetap terpancar saat Ibu bangga akan kehamilan yang tengah Ibu jalani.

Penambahan berat badan saat hamil adalah sekitar 11,5 kg dan 16 kg. Itu bagi ibu dengan berat badan  ideal. Jika ibu sebelum hamil kelebihan beberapa kilogram, dokter mungkin menyarankan kenaikan berat badan  yang lebih sedikit. Tetapi menurut pedoman saat ini, penambahan berat badan  Ibu hamil tidak boleh kurang dari 5 - 9 kg, bahkan pada Ibu yang mengalami obesitas.

Ingatlah selalu bahwa penambahan berat badan (yang terkontrol) selama kehamilan sangatlah wajar dan ini tak hanya untuk kesehatan Ibu, namun juga bayi dalam kandungan.

Bagaimana kalau kelebihan berat badan Ibu terus berlanjut  setelah si kecil lahir? Tak perlu dipungkiri memang butuh waktu untuk menurunkan berat badan kembali ke berat yang  ideal. Namun dengan melakukan olahraga teratur serta mengonsumi nutrisi yang sehat dan terukur, lamban laun berat badan  ibu akan kembali normal.

Kategori:


Moms Know Best

RELATED PRODUCTS

Powder Calm & Relax
LIHAT DETAIL >
Essentials Gift Box Blue
LIHAT DETAIL >
Minyak Telon Plus Eucalyptus
LIHAT DETAIL >
SHARE