Ini Rahasia Si Kecil Aktif Bermain Tanpa Gigitan Nyamuk

Bermain akan memberi buah hati kegembiraan. Karena bermain itu belajar, bermain juga akan mencerdaskan anak. Hanya saja, bagaimana agar buah hati dapat bermain bebas tanpa khawatir gigitan nyamuk?

Apakah  Ibu pernah memperhatikan saat anak-anak diajak bermain di luar rumah? Mereka akan berlari ke sana kemari, berteriak-teriak penuh suka cita. Ini mencirikan bahwa bermain  di luar rumah memungkinkan anak-anak untuk bebas berekspresi. Anak-anak akan banyak bergerak yang berguna untuk perkembangan fisik, termasuk meningkatkan kemampuan motorik, fleksibilitas, serta kekuatan otot mereka.

Namun perlu diakui,  ada kekhawatiran pada diri orangtua saat anak-anaknya bermain di luar. Salah satunya, khawatir si kecil akan digigit nyamuk. Seperti kita ketahui, salah satu nyamuk  penyebab Demam Berdarah Dengue  (DBD) berkeliaran justru di pagi hari dan menjelang sore, waktu dimana anak-anak umumnya bermain di luar rumah.

DUA JENIS NYAMUK DBD
Yang menarik diketahui Bu, ternyata penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) disebarkan tak hanya oleh nyamuk Aedes aegypti,  namun juga Aedes albopictus. Kedua nyamuk itu berkembang biak di area berbeda. Nyamuk Aedes aegypti berkembang biak di dalam rumah, seperti di genangan air vas bunga, bak kamar mandi, wadah penampung air atau tempat lain  dimana air bersih menggenang. Mereka pun suka sekali hinggap di kolong meja, kolong lemari, belakang lemari, juga gantungan baju atau gorden. Sementara nyamuk Aedes albopictus biasanya berkembang biak di genangan air yang ada di luar rumah.  Mereka pun biasanya lebih suka berterbangan di luar rumah dibandingkan di dalam rumah.

Jadi, sebenarnya risiko si kecil untuk digigit nyamuk tak hanya saat bermain di luar, tapi juga saat bermain di dalam rumah. Lalu kita harus bagaimana? Yang utama adalah melakukan pencegahan. Ibu  pasti sudah sering mendengar cara pemberantasan nyamuk dengan 3 M, yaitu menguras, menutup, dan mengubur. Pelaksanaannya dimulai dengan menguras bak mandi, menutup tempat penyimpanan air, serta mengubur barang-barang bekas, yang dapat menjadi tempat berkembang biak nyamuk.

Ibu juga dapat menggunakan  anti nyamuk yang aman buat anak. My Baby, produsen  perawatan bayi yang telah terpercaya selama lebih dari 30 tahun, telah mengeluarkan My Baby Minyak Telon Plus. Ada dua macam produk My Baby Minyak Telon Plus yang dapat Ibu sesuaikan untuk Si Kakak dan Si Adik.

My Baby Minyak Telon Plus  mengandung  minyak sereh (citronella oil) dan chamomile. Minyak sereh telah lama dipercaya sebagai bahan alami pengusir nyamuk yang efektif. Oleskan pada Si Adik sebelum ia bermain di luar rumah.  Produk ini pun mampu mengusir dan mencegah nyamuk mendekat hingga 6 jam. Sementara kandungan chamomile-nya dapat membantu mencegah iritasi ringan kulit si kecil. Jangan lupa, Minyak Telon Plus ini juga berfungsi sebagai penghangat tubuh dan dapat meringankan keluhan perut kembung buah hati.

Bagi Si Kakak yang biasanya akan bermain lebih lama di luar rumah, oleskan My Baby Minyak Telon Plus Longer Protection dengan kandungan bahan alami lemongrass dan citronella yang dapat melindunginya dari gigitan nyamuk hingga 8 jam.  

Seluruh produk My Baby telah teruji secara klinis (clinically tested) sehingga aman untuk kulit anak-anak . My Baby Minyak Telon Plus  juga sudah mendapatkan  sertifikasi  halal  dari Majelis Ulama Indonesia.

Kategori:


Perawatan Anak

RELATED PRODUCTS

Minyak Telon Plus Eucalyptus
LIHAT DETAIL >
Minyak Telon Plus Eucalyptus Longer Protection
LIHAT DETAIL >
SHARE